www.ombudsmanindonesia.com

Breaking News

Pemanfaatan BUMDes Tergantung Kondisi Desa

Kepala Bapermades Kabupaten Pati Jawa Tengah Mohtar. Foto : Wisnu.
PATI - Mengenai kabar soal adanya penetapan 10 persen dari alokasi dana desa untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dibantah oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Mohtar. Ia membantah informasi tersebut, lantaran pemanfaatan dana desa tergantung kebutuhan desa tersebut.

"Tidak benar kalau ada penetapan BUMDes, karena itu tergantung permintaan dan kebutuhan dari desa," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Kabupaten Pati Mohtar kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut diungkapkan Mohtar, penggunaan BUMDes itu tergantung dari desa sendiri untuk mengalokasikannya, dan pencairannya juga tergantung dari pencairan Dana Desa tahap 1, 2, atau 3, dan sejauh ini, untuk desa semua sudah membentuk pengelolaan BUMDes."Di Pati 100 persen sudah membentuk BUMDes, meskipun kondisinya ada yang maju, berkembang, atau baru terbentuk," ujarnya.

Adapun pengelolaan BUMDes di Kabupaten Pati, yang sebelumnya baru 30 persen semua desa maksimal, saat ini baru dilakukan pemetaan kembali untuk dilakukan pembinaan pengelolaan BUMDes, dan hasilnya sejauh mana belum diketahui. "Untuk hasilnya belum tahu, yang jelas desa mengalokasikan sesuai kebutuhan desa masing-masing," ungkap Mohtar.

Selain itu, lanjut Mohtar, untuk pencairan BUMDes, tergantung dari desa itu sendiri, dan pencairannya kalau sudah terealisasi akan masuk ke rekening BUMDes di masing-masing desa."Penggunaannya tergantung dari musyawarah desa, tentang apa kebutuhan desa, bahkan desa bisa mengambil 50 persen dari penetapan anggaran dari desa," pungkasnya. (WIS).

Tidak ada komentar